Langsung ke konten utama

CINTAKU MELEBIHI KEBENCIANMU PART 9







# CINTAKU MELEBIHI KEBENCIANMU #
PART 9 ( edisi revisi )
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
** di rumah Jalal **
Malam minggu,Jalal sedang bersantai di balkon depan kamarnya sambil melihat bintang yg bersinar di malam itu. Dia juga memegang sebuah piala yg dimenangkan dulu bersama Jodha waktu acara prom night di kampusnya. Dia masih menyimpan piala itu dan juga foto Jodha bersama dirinya. Dia tersenyum dan sesaat kemudian dia bersedih.
Jalal ingat kembali kata2 Jodha " aku membencimu Jalal. Sampai kapanpun aku tidak akan pernah memaafkanmu "
Kata2 itulah yg selalu dia ingat selama 4 tahun ini. Kata2 itu begitu menyesakkan dadanya.
" kau dimana Jodha, hatiku tidak akan bisa tenang sebelum aku bertemu denganmu dan minta maaf. Aku akan terus merasa bersalah seumur hidupku jika kau masih belum memaafkanku"
Tak terasa bulir2 airmata jatuh di pipinya.
Tiba2 Baksi menepuk pundak Jalal dari belakang. Jalal pun menjadi kaget " kamu kenapa kak...kok ngelamun disini...gak malming nih? "
" ah...kamu Baksi...ngagetin ajah, aku gak pa2. lagian siapa juga yg mau di kencani"  Jalal mengelak sambil menyembunyikan piala dan foto yg tadi dipegangnya.
" apaan ini kak " Baksi mencoba merebut pialanya.
" bukan apa2 kok"
Akhirnya terjadilah tarik menarik antara Jalal dan Baksi . dan Baksi pun berhasil mengambilnya dari tangan Jalal "piala apaan nih"
Baksi melihat tulisan yang ada di piala itu " pasangan terserasi "
Itulah tulisan yg ada di piala itu " hmmm...kakak ama siapa nih...kok pasangan terserasi ?" tanya Baksi.
" hah...sudah sana jangan ganggu kakak." Jalal merebut kembali pialanya.
" kakak tidak punya pacar ya...kok aku gak pernah liat kakak gandeng cewek? padahal dulu waktu kuliah pacar kakak gonta- ganti. bahkan dalam 1 bulan bisa 2x ganti pacar. koleksi ya...kok sekarang enggak? ada yg lagi ditunggu ya?" goda Baksi.
" apaan sih kamu...anak kecil jangan sok tau ya " Jalal menyubit hidung baksi.
" aaww...sakit kak"
Baksi merintih sakit dan dia balas menggelitik pinggang Jalal. dan mereka pun bercanda bersama. Baksi lah yg selama ini selalu menghibur Jalal dikala  sedang sedih.
keesokan hari nya. Hamida memanggil Jalal ke kamarnya "Jalal...ibu sedang tidak enak badan, bisakah ibu minta tolong utk mengantar Baksi ke yayasan cinta kasih untuk memberikan sumbangan sekaligus kamu mewakili ibu mengatakannya ke ibu Salima. besok kalau kamu tidak sibuk...bisa kan?"
"tentu saja ibu...aku bisa mengantar Baksi kesana. Sekalian aku juga ingin tau tentang yayasan itu dan ingin melihat anak2 disana...aku kan suka dengan anak2" Jalal tersenyum.
" kau memang suka dengan anak2, tapi sampai sekarang kamu belum menikah dan memberi ibu cucu, kan rumah ini jadi gak sepi kalau ada anak2" Hamida pura2 marah.
" ibuuuu...kan aku belum bertemu jodohku" Jalal tersipu malu.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Setelah makan siang, esok harinya Jalal menjemput Baksi dirumah setelah dari kantor. Mereka pun meluncur ke yayasan. dan akhirnya pertemuan yg dinanti nantikan telah tiba.
Jalal & Baksi tiba di yayasan. Mereka disambut oleh Resham. Resham adalah asisten Salima. dia lah yg membantu salima bila Salima sedang ada keperluan. Resham itu pria tapi lemah gemulai alias rempong ciiinnn....
Meskipun begitu, Resham orangnya rajin,lincah,dan lucu. Dia selalu menghibur semua orang yg ada didekatnya "selamat datang Baksi.mana ibu hamida? aaaw...siapa pria ganteng ini"
Resham melihat Jalal dengan genit.
Baksi tersenyum lihat Resham "hai juga miss Resham...oh iya kenalkan ini kakakku...kak Jalal.....dan kak...kenalkan ini miss Resham '"
Jalal dan Resham pun berjabat tangan. Resham mengedipkan matanya ke Jalal. Jalal cuma tersenyum tapi berasa mau mual liat bibir resham yg agak dower.
( upsss...keceplosan)
"ibuku tidak bisa datang karena tidak enak badan. jadi kakak yg mewakili" ucap Baksi.
" oohhh...begindang ...mari masuk....eike panggilkan madam salima dulu yeee....duduk dulu deh" Resham berjalan lenggak lenggok masuk kedalam.
Jalal dan Baksi duduk ke ruang tamu .  Di ruangannya, Salima sedang menelepon seseorang.
" permios madam, ada Baksi dan kakaknya sedang menunggu di ruang tamu"
" baik Resham, aku akan kesana tapi kamu tolong panggil Jodha ya...suruh dia ke ruang tamu juga"
" baik madam...eike panggilan si cantik" Resham segera pergi memanggil Jodha.
Jodha sedang mengajar menyanyi kepada anak2.
dia disana mengajar menyanyi dan menari . kalau pagi dia membantu ibunya di toko.sedangkan dari siang sampai sore Jodha mengajar di yayasan.
Tak berapa lama Resham datang dan mengetuk pintu. Tok....tok...
" permios cantik...kamu dipanggil madam di ruang tamu...ada perlu kata nya"
"ok...aku akan kesana...anak2.. kakak tinggal sebentar ya..."
" iya kak " ucap anak2 barengan.
pari dan resham menuju ruang tamu...
* Di ruang tamu......
" selamat siang bu Salima. ini kakakku Jalal. dia mewakili ibu karena ibuku sedang tidak enak badan" ujar Baksi.
" hai ...saya Salima...senang bertemu anda " Salima berjabat tangan dengan Jalal.
" salam bu. Saya juga senang bertemu anda"
" silahkan duduk "
Setelah agak lama berbincang- bincang. Jodha sampai di ruang tamu.
Deg!!!!  Betapa terkejutnya dia. orang yg ada di depannya adalah Jalal. Dia hampir tak percaya kalau itu Jalal.
Jalal keliatan berbeda. dia terlihat lebih keren dan berwibawa dengan setelan jas berwarna hitam. Untuk sesaat Jodha terpesona dengan Jalal.
Jalal juga tak kalah terkejutnya. Begitu melihat Jodha, dia langsung bangun dari duduknya.
" Jodha....kenalkan ini Baksi dan kakaknya Jalal" ucap Salima.
Jodha yang dari tadi diam langsung sadar karena bahu nya disenggol Resham.
" oh..hai aku Jodha" Jodha menyalami Baksi.
Jalal ikutan terdiam. Dia tidak menyangka akan bertemu Jodha. Baksi yang melihat Jalal yang hanya menatap Jodha,langsung menyenggol lengan Jalal.
Jalal kaget dan mulai bersikap normal. Padahal dalam hati dia begitu bahagia bertemu Jodha " hai Jodha..bagaimana kabarrmu? "
"Ehm... kabarku baik" jawab Jodha agak gugup.
"eh...kalian sudah saling kenal?" tanya Salima.
" kami dulu satu kampus bu..." Jalal terus menatap Jodha.
" oohhh...baguslah kalau begitu....jadi sekalian reunian nih...oh iya Jodha... Aku ada urusan sebentar...bisa minta tolong kamu temani mereka ya"
" baik bi..."
Dalam hati Jodha sebenarnya mau menolak...tapi dia gak enak sama Salima.
" knp aku harus bertemu lagi dengannya. Pria yg paling kubenci...." batin Jodha.
Salima akhirnya pamit dan pergi meninggalkan mereka. Sedangkan Resham sedang mengambil minuman untuk mereka. Baksi dan Jodha sedang berbincang- bincang. Jalal masih terus menatap Jodha dengan penuh kerinduan.
Lain halnya dengan Jodha. Dia menatap Jalal dengan penuh kebencian.
"Tuhan telah mengabulkan doaku. Aku hampir putus asa mencarimu dan sekarang aku tidak akan membiarkanmu pergi dariku" batin Jalal sambil tersenyum.
Jalal menyela pembicaraan Baksi dan Jodha.
"ehem...." Jalal berdehem untuk mengalihkan pembicaraan mereka berdua.
"Aku dengar kamu pindah ya Jodha....kemana? " tanya Jalal.
"aku tinggal bersama pamanku " Jodha menjawab agak sedikit sinis.
Baksi memperhatikan kakaknya. dia melihat ada yg berbeda dari kakaknya. Cara kakaknya melihat Jodha. Baksi mulai curiga.
Tak lama kemudian Resham muncul membawa minuman " silahkan diminum...ini adalah minuman paling manis ala miss Resham ''
Mereka semua tertawa dengan gaya bicara Resham dan mulai meminum teh yang disuguhkan Resham.  Mata Jalal tak pernah lepas dari Jodha. Apalagi melihat Jodha tertawa.
Nyeeesss!!!! Hatinya seperti meleleh hanya dengan mendengar tawanya. Membuat Jodha semakin cantik.
"Meskipun sudah 4 tahun kita tidak bertemu,kau semakin cantik Jodha" batin Jalal.
Jodha jadi jengah karena Jalal terus saja melihatnya " si mr.killer tetap saja seperti dulu.dia tidak pernah berubah. masih saja mata nya jelalatan" batin Jodha.
" oh iya kak Jodha..ini ada titipan dari ibuku untuk anak2 yatim piatu. berhubung ibuku tidak ikut..jadi aku dan kakakku yg mewakili"
"baiklah aku terima...nanti akan kuberikan ke bibi Salima begitu dia kembali"
Dan setelah berbincang-bincang. Jodha mengajak Jalal dan Baksi untuk bertemu anak2.
* bersambung *

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN TAKUT JATUH CINTA - EPILOG

@ JANGAN TAKUT JATUH CINTA @ Epilog :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) Di sebuah rumah yg biasanya hening kini menjadi ramai dengan suara tangis bayi dan tangisan gadis kecil. Membuat penghuni dirumah itu menjadi panik. Bagaimana tidak panik,baby Abiel yg berumur 6 bulan itu menangis dan Shia juga menangis sambil teriak karena Jodha. Ya, Jodha saat ini merasakan perutnya sakit. Usia kandungannya sudah 9 bulan. Menurut perkiraan dokter,Jodha akan melahirkan 2 minggu lagi namun sepertinya perkiraan dokter meleset dan si baby ingin segera keluar untuk melihat dunia. Perut Jodha mengalami kontraksi. Setiap 5 menit sekali dia akan merasakan sakit lalu tidak. Untuk menahan rasa sakitnya,Jodha sesekali berjalan mondar-mandir sambil menarik nafas lalu menghembuskannya karena dengan begitu rasa sakitnya sedikit berkurang. Rasanya begitu sakit hingga bila dia duduk sebentar saja maka rasa sakit itu semakin menjadi. Perutnya dia pegang terus sambil berdoa semoga ...

CINTAKU MELEBIHI KEBENCIANMU PART 13

# CINTAKU MELEBIHI KEBENCIANMU # PART 13 (edisi revisi) °°°°°°°°°°||||°°°°°°°°°°°°°°° Resham,Jodha,Baksi,Shivani,Jalal dan anak2 jalan2 ke kebun teh. Anak2 kelihatan senang sekali dan sesekali bercanda. Jalal jadi pemandu mereka dan menjelaskan tentang perkebunan teh yg pemiliknya tak lain adalah ayahnya sendiri,Humayun. Jodha melihat para petani yg sedang memetik teh. Jalal berada disampingnya. Ketika  mau melangkah, Jodha gak sengaja terpeleset karena jalannya yg licin. Dengan sigap Jalal menangkap tubuh Jodha sehinggatidak sampai terjatuh. Posisi mereka kini seperti orang yang berpelukan. Mereka berdua saling berpandangan. "Ehm" Baksi dan Shivani yg melihat mereka berdua langsung berdehem sambil terkekeh. Membuat Jalal dan Jodha sehingga tersadar dengan posisi PW mereka. Jalal lalu melepaskan pelukannya. Mereka berdua sama2 tersipu malu. Anak2 serempak ngomong " cie...cie..." sambil tersenyum kepada mereka berdua. Jodha mengucapkan ter...

CINTAKU MELEBIHI KEBENCIANMU PART 14

# CINTAKU MELEBIHI KEBENCIANMU # PART 14 (edisi revisi) °°°°°°°°°°||||°°°°°°°°°°°°°°° Jalal menemani Jodha ngobrol " oh iya Jodha penampilanmu tadi bagus banget. kamu terlihat cantik dan menawan" Jalal tersenyum menggoda. " terima kasih " " kamu kalau diajak ngomong kok jawabnya dikit banget...sariawan ya?" "Enggak..." "Jodha, apakah kamu masih belum bisa maafin aku...apakah kesalahanku ini tidak bisa dimaafkan! Tuhan saja bisa memaafkan hambanya meskipun dosa nya setinggi gunung. Tapi kenapa kamu tetap gak bisa maafin aku. Aku benar2 menyesal Jodha" Jalal terlihat frustasi. "Aku bukan tuhan. Aku hanya manusia biasa yg bisa merasakan sakit hati. Bertemu denganmu hanya akan membuka lagi luka lama. Selama ini aku berusaha untuk tegar dan menjadi Jodha yang ceria seperti dulu" Jodha meneteskan air matanya Jalal mencoba mengusap air mata Jodha. Tapi Jodha langsung menepisnya "sebesar itukah keb...