Langsung ke konten utama

CINTAKU MELEBIHI KEBENCIANMU PART 4







# CINTAKU MELEBIHI KEBENCIANMU #
PART 4 (edisi revisi)
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°"
Hai Jalal, ini makalahmu...sudah aku selesaikan..urusan kita sudah beres ya " ujar Moti.
Ruq yang baru pertama ini lihat Jalal,mulutnya melongo sambil menatap Jalal tanpa berkedip. Batin Ruq "Ya ampun...cowok ini ganteng binggo..."
Moti yang melihat Ruq seperti itu langsung menepuk pundaknya "Hei Ruq...melongo aja...nanti ada lalat masuk mulutmu lho"
Karena dikagetkan Moti, Ruq jadi latah"Eh...cowok ganteng....ganteng banget..."
Maansingh, Jalal dan Todar langsung tertawa ngakak lihat kelakuan Ruq.
" Subhanaallah...kamu kok ganteng banget sih...gamal...ganteng maximal....hehehe...Kenalin dong..namaku Ruqaya...tapi dipanggil Ruq" Ruq mengulurkan tangannya.
"Hai...aku Jalal, ini Maansingh singh dan Todar"
"Haiii" jawab Todar dan Maansingh.
"Oh iya Moti..Jodha kemana? kok gak sama kamu" tanya Jalal.
"Dia ada di kelas..eh...udah dulu ya...aku sudah ditunggu Jodha di kelas...bye" ujar Moti.
Moti lalu pergi dan menarik tangan Ruq, sedangkan Ruq masih terpana dengan kegantengan Jalal. Ruq melambaikan tangan mereka bertiga. 3 cowok itu cuma geleng2 kepala.
* Di depan kelas.
"Aduh...lama amat sih tuh 2 orang...nyerahin makalah atau ngerumpi dulu sih..." ujar Jodha gak sabar nunggu Moti dan Ruq.
Tak berapa lama mereka berdua pun sampai di depan Jodha.
"Lama amat sih ketemuannya" bentak Jodha.
"Nih gara2 si Ruq..pake acara kenalan lagi...malu2in deh cara dia kenalan" ujar Moti.
Ruq cuma senyum2 kayak orang kesurupan (emang kalau orang kesurupan itu senyum2 ya...hehehe).
"Nih anak kenapa lagi,senyum2 sendiri" tanya Jodha.
"Ya ampun Jodha, Jalal itu ternyata orangnya ganteng,cool,badannya ok..pokoknya perfecto deh" puji Ruq.
"Aaaisshh..Ruq...Ruq.....kemarin bilangnya kutu kumpret,sekarang perfecto...dasar otak ganjen" ujar Moti.
"Kamu tuh Ruq,ngapain muji2 si Mr.killer itu" sahut Jodha.
"lha emang kenyataannya begitu...lagian ngapain sih kamu manggil2 dia dengan Mr.killer...namanya kan Jalal" bela Ruq.
"Emang dia cocok dijuluki Mr.killer" jawab Jodha sinis.
"Udah ah...ayo kita masuk..sudah mau dimulai nih kelasnya" sahut Moti.
Mereka akhirnya masuk ke kelas karena dosen sudah datang. Setelah pelajaran selesai, Moti, Jodha dan Ruq pergi ke kantin. Mereka memesan makanan dan minuman. Tapi Jodha minta izin ke teman2 nya ke toilet.
Setelah hajatnya di toilet selesai,Jodha keluar.Lalu tiba2 "gubrak"
Jodha bertabrakan dengan makhluk ganteng yg gamal ( ganteng maximal) yaitu Jalal.
"Eh...kalau jalan liat2 dong" bentak Jodha tanpa melihat orang yang dia tabrak.
"Hei..kamu tuh yang jalannya gak liat2" jawab Jalal gak kalah ketus.
"Kamu" sahut Jodha.
"Kamu" jawab Jalal.
Keduanya tidak ada yg mau mengalah,sampai akhirnya Jodha tidak tahan lalu dia langsung pergi dari sana. Kalau dia lama2 dengan Jalal,bisa2 dia ikut gila.
"Jodha....aku kan lagi ngomong, kok malah ditinggal sih..dasar tuh cewek...sombong bener.. Kenapa sih tiap cewek cantik itu selalu sombong" omel Jalal sambil geleng2 kepala.
Begitu dia mau melangkah, dia menginjak sesuatu yg keliatan mengganjal di bawah sepatunya. Ternyata dia melihat ada gelang sulaman berwarna warni.
Jalal mengambilnya dan dia tersenyum licik."Oohhh...ini gelangnya Jodha...hmm...aku simpan saja,,,biar dia cari sendiri gelangnya...hahaha" Jalal tertawa licik.
Jodha tiba di kantin dengan wajah cemberut."Kamu kenapa Jodha, kok manyun gitu,habis dicium ikan hiu ya?" tanya Moti meledek Jodha sambil terkekeh.
"Aku kesel banget sama tuh Mr.killer" Jodha merajuk.
"Emang kenapa dengan si gamal (ganteng maximal) " tanya Ruq.
"Dia tadi nabrak aku,eh...malah dia yg marah2, udah tau salah gak mau minta maaf"
"Udah lah,gak usah dipikirin,ayo kita makan" ujar Moti.
"Iya Jo...kamu jangan terlalu benci dengan Jalal...nanti kamu jatuh cinta loh sama dia" goda Ruq.
"Iihhh...gak akan...meskipun dia cowok tampan terakhir di dunia ini...aku gak bakalan cinta sama dia" Jodha mendengus.
"Awas Jodha...jangan bilang seperti itu...nanti beneran cinta baru tau rasa" sahut Moti.
Disaat Jodha sedang makan, hp nya berbunyi. Ada sms dari Shivani,adiknya.
"kak Jodha,jangan lupa nanti jam 2 siang anterin aku ke mall ya"
Jodha pun membalas " ok" lalu dia meneruskan makannya.
Jodha melihat tangannya. Kok gelang kesayangannya gak ada.
"Kenapa Jo...kok bingung gitu?" tanya Moti yang melihat Jodha seperti mencari sesuatu.
"Gelangku hilang nih" Jodha mencari dibawah meja, "Bentar ya...aku mau cari di toilet dulu,,,siapa tau ada disana" Jodha beranjak dari duduknya menuju ke toilet.
Jodha menuju toilet. Dia mencari kesana kemari tapi tidak juga dia temukan "aduuh...dimana gelangku"Jodha mulai pusing mencarinya. Tapi tidak ketemu juga. Akhirnya dia pasrah dan bersedih karena gelang kesayangannya hilang.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
* Di mall.....
Jodha dan Shivani sedang berbelanja baju untuk keperluan Shivani pentas di sekolahnya. Sedangkan Jalal bersama Benazir belanja untuk keperluan Benazir di mall yang sama.
Giliran Jodha dan Shivani antri di kasir, tiba2 Benazir menyerobot antrian melewati Jodha. Kebiasaan buruk Benazir adalah dia tidak pernah mau antri karena dia takut kalau lama mengantri,nanti penampilannya jadi berantakan.
"Hei mbak,antri dong. semua juga ingin buru2 tapimereka tetap antri" celetuk Jodha.
Tapi Benazir gak peduli dengan omongan Jodha, dia tetap saja berada di depan Jodha. Karena geram dengan Benazir, Jodha memegang pundak Benazir lalu menariknya ke belakang.
Benazir tidak terima diperlakukan seperti itu,dia lalu berteriak "apaan sih...kamu belum tau ya siapa diriku...aku ini model cantik terkenal..berani2 nya kamu tarik2 aku"
"Eh mbak,aku gak perduli kamu itu model atau artis, tapi kalau antri ya tetap antri" Jodha marah2.
Dan terjadilah perang adu mulut diantara mereka. Shivani mencoba melerai tapi dia malah kena semprot bentakan si Benazir.
Kemudian Jalal pun muncul "Eh...ada apa ini kok ribut2" Jodha dan Jalal sama2 kaget.
Mereka tidak menyangka akan bertemu lagi."Eh Jodha....kamu disini juga, kita ketemu lagi..jodoh nih...hehehe" sapa Jalal ke Jodha.
Jalal ngomong seperti itu, Benazir langsung cemberut "honey...kamu ngomong apaan sih"
"Oh iya maaf aku hanya bercanda..ini temanku satu kampus...nama nya Jodha" Jalal memperkenalkan Jodha ke Benazir.
Benazir tidak peduli dengan perkenalan itu,dia malah ngomong manja ke Jalal "Honey,cewek ini bentak2 aku " Benazir pura2 nangis.
Dalam hati Jodha "dasar nih cewek, cari muka dia.kalau gak ada Jalal,sudah aku cakar tuh muka"
Lalu Jodha berkata "dia dulu yang mulai, dia datang belakangan tapi malah nyerobot.seharusnya kan dia antri"Jalal jadi bingung,tapi dia akhirnya memohon ke Jodha supaya Benazir diijinkan duluan membayar.
Tapi Jodha tidak mau dan akhirnya Shivani membujuk jodha agar membiarkan Benazir yang bayar dulu,karena gak enak kalau dilihat banyak orang.
Dan dengan terpaksa Jodha mengalah. Jalal mengedipkan mata nya tanda terima kasih. Jodha balas melototkan matanya ke arah Jalal.
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
Jodha dan Shivani akhirnya pulang dengan naik taksi. Selama dalam perjalanan, Jodha tak henti-hentinya ngomel tentang Jalal "Dasar tuh Mr.killer,pacarnya salah..masih saja dibelain"
" Udah dong kak,jangan marah2 terus...biarin aja kenapa sih" jawab Shivani, "Oh iya kak,kenapa dia kamu sebut Mr.killer sih, dia cowok ganteng loh"
Jodha semakin marah dan melotot. Shivani langsung diam karena dia tau,kalau kakaknya itu sedang marah seperti singa mengaum...hahaha.
Sedangkan di tempat lain, Jalal mengendarai mobilnya sambil memikirkan Jodha, padahal Benazir lagi ngoceh kayak burung beo. Tapi Jalal gak peduli sama sekali.
Bahu Jalal ditepuk oleh Benazir, baru dia sadar."ada apa honey, aku dari tadi ngomong , kamu gak dengerin ya" Benazir mulai merajuk.
"Hah...aku dengerin kok" jawab Jalal.
"Cewek tadi itu teman kampusmu ya...huh..cerewetnya minta pun...dia belum tau apa kalau aku ini model yang paling cantik se india"
"Jodha itu memang gitu orangnya,udah deh gak usah dibahas lagi..ok.."Akhirnya Benazir pun diam.
* bersambung *

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN TAKUT JATUH CINTA - EPILOG

@ JANGAN TAKUT JATUH CINTA @ Epilog :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) Di sebuah rumah yg biasanya hening kini menjadi ramai dengan suara tangis bayi dan tangisan gadis kecil. Membuat penghuni dirumah itu menjadi panik. Bagaimana tidak panik,baby Abiel yg berumur 6 bulan itu menangis dan Shia juga menangis sambil teriak karena Jodha. Ya, Jodha saat ini merasakan perutnya sakit. Usia kandungannya sudah 9 bulan. Menurut perkiraan dokter,Jodha akan melahirkan 2 minggu lagi namun sepertinya perkiraan dokter meleset dan si baby ingin segera keluar untuk melihat dunia. Perut Jodha mengalami kontraksi. Setiap 5 menit sekali dia akan merasakan sakit lalu tidak. Untuk menahan rasa sakitnya,Jodha sesekali berjalan mondar-mandir sambil menarik nafas lalu menghembuskannya karena dengan begitu rasa sakitnya sedikit berkurang. Rasanya begitu sakit hingga bila dia duduk sebentar saja maka rasa sakit itu semakin menjadi. Perutnya dia pegang terus sambil berdoa semoga ...

Novel KAMULAH JODOHKU versi ebook dan cetak

Tersedia novel KAMULAH JODOHKU versi ebook dan cetak. - Ebook 45.000 (playstore) - Cetak 67.000 Silahkan yang berminat bisa menghubungi no wa 085706108916 🔛 SINOPSIS ; Adelard Jalaluddin Akbar tidak tahu jika dirinya telah dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan wanita bernama Sabiya  Jodha Nasira, yang sudah membuat pamornya sebagai seorang playboy menurun.  Disaat semua wanita mengejarnya, gadis itu bahkan tidak tertarik padanya dan selalu bersikap cuek. Namun satu rahasia yang dimiliki Jodha membuat Jalal menjadikan rahasia itu sebagai senjata untuk menaklukkan hatinya. Jodha tidak menyukai Jalal yang memanfaatkan ketidakberdayaannya untuk menerima pria itu menjadi kekasihnya. Lambat laun cinta itu mulai hadir dihatinya karena sikap Jalal yang pantang menyerah. Rasa cemburu membuat hubungan mereka tersandung batu kerikil yang membuat Jodha membenci pria itu. Hingga membuat Jalal harus berusaha kuat untuk meluluhkan hati Jodha kembali.

JANGAN TAKUT JATUH CINTA - PART 34

Warning; Readers dilarang protes ke authornya dengan part ini karena akan ada selingan yg bikin gumoh. Hehehe������ �� JANGAN TAKUT JATUH CINTA �� Part 34 ↗↗↗↗↗↗↗↗↖↖↖↖↖↖↖ Jalal hari ini berangkat ke Surabaya karena harus memantau cabang AZZA hotel  yg ada disana. Rencananya Jalal 3 hari berada di Surabaya. Sebenarnya dia tidak mau meninggalkan Jodha. Apalagi selama menikah, mereka tidak pernah berpisah. Tapi apa daya, tuntutan pekerjaan harus dilaksanakan bukan. "Aku akan merindukanmu sayang" ucap Jalal dengan wajah sedih. Kini mereka ada di bandara SOETA. Jodha mengantarnya. "Aku juga akan merindukanmu sayang. Hanya 3 hari saja" Jodha tersenyum sambil membelai pipi Jalal. "Tapi 3 hari itu rasanya seperti setahun sayang tanpa kamu disampingku" "Mulai deh gombalnya" "Aku serius sayang" "Ya udah. Kita kan masih bisa komunikasi. Tuh pengumuman keberangkatan sudah terdengar. Buruan sana" "Iisshh..kamu kok kayaknya ...