Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2016

CINTA? ATAU BALAS BUDI? (PART 8)

⛲ CINTA? ATAU BALAS BUDI? ⛲ Part 8 🌁🌈⛅πŸŒΏπŸŒΎπŸŒ½πŸŒΈπŸŒ·πŸŒ΅πŸŒ±πŸŒ°πŸ“πŸ’πŸ„ Jodha sedang ada rapat bersama Atghah dan juga ketiga marketing Divisi 2 yaitu Ravi,Rahma dan Edo. Mereka membahas tentang proyek kerjasama dengan kantor departemen pendidikan. "Ravi,Bagaimana dengan perkembangan proyek kita?" tanya Atghah pada Ravi. "Saya dan Edo sudah melobi pihak divisi pengadaan komputer di departemen. Mereka ingin mengupgrade komputer mereka dengan produk baru kita" Ravi menjelaskan dengan detail. "Bagus,dengan begitu produk baru kita akan mudah dikenal dan banyak orang yg memakainya. Lalu bagaimana dengan masalah keuangan mereka Rahma?" "Tidak ada masalah pak" jawab Rahma. "Kalian benar2 tim yg kompak. Saya bangga dengan kalian. Setelah meeting ini selesai,Rahma ikut saya ke Sekolah SMP 7,saya akan...

CINTA? ATAU BALAS BUDI? (PART 7)

# CINTA? ATAU BALAS BUDI? # Part 7 🌁🌈⛅πŸŒΏπŸŒΎπŸŒ½πŸŒΈπŸŒ·πŸŒ΅πŸŒ±πŸŒ°πŸ“πŸ’πŸ„ Malam harinya,Jodha makan malam bersama Sehnaz dan Jalal. "Bagaimana kak Jodha,diterima kan kerjanya?" "Iya Sehnaz. Aku diterima. Terima kasih sekali lagi buat kalian yg sudah banyak membantuku. Aku tidak tau harus bagaimana membalasnya" Sehnaz dan Jalal saling berpandangan yg sulit diartikan. Antara rasa bersalah dan senang karena bisa membantu Jodha. "Jadi kakak iparku saja" ucap Sehnaz asal bicara. Jodha dan Jalal langsung mendelik ke arah Sehnaz. Lalu mereka berpandangan. "Hahaha...ya ampun. Kalian kenapa tegang gitu. Aku cuma bercanda. Tapi kalau benar teejadi,aku pasti akan senang sekali" "Sehnaz..." ucap Jalal sambil mendelik. Jodha dan Jalal menjadi salah tingkah gara2 ucapan Sehnaz. Sedangkan Sehnaz malah senyum2 gaje. Di...

JANGAN TAKUT JATUH CINTA - PART 30

🎲 JANGAN TAKUT JATUH CINTA 🎲 Part 30 πŸ‘‘πŸ”°πŸ‘“⌚πŸ‘”πŸ‘•πŸ‘šπŸ’ΌπŸ’ŠπŸ”¦πŸ“’πŸ“”πŸŽˆ "Kamu kenapa Jodha,kok wajahmu gitu?" tanya Hamidah. Jodha jadi salah tingkah sedangkan Jalal malah senyum2 gaje. "Ehm...eh...ini ma. Ikannya pedas banget" Jodha berkilat kepedasan karena kebetulan dia memang sedang makan ikan gurami asam pedas kesukaannya. Dan Jalal semakin tersenyum lebar. "Biasanya kakak kan suka pedas tapi kok sekarang seperti gak tahan gitu?" ucap Daniyal polos. Jodha semakin salah tingkah apalagi Daniyal bicara seperti itu. Jodha melirik ke Jalal dengan tatapan tajam. Tangan jahil Jalal masih bergerilya di paha Jodha. "Kau memang harus dikasih pelajaran suamiku!" batin Jodha. Dengan sekuat tenaga Jodha,kaki Jodha langsung menginjak kaki Jalal. "Aawwww..." Jalal mengaduh kesakitan. Semua orang s...

CINTA? ATAU BALAS BUDI? (PART 6)

# CINTA? ATAU BALAS BUDI # Part 6 ---------©©©©©©©----------- Hari ini Jodha bersiap untuk melamar kerja di perusahaan. Dia harus tampil cantik dan anggun agar tidak mengecewakan Jalal. Dengan memakai kemeja putih yg ditutup dengan blazer abu2 yg warnanya senada dengan rok pensil selutut yg dia pakai. Jodha memakai make up tipis dengan rambut tergerai. Meskipun Jodha kini tidak kaya seperti dulu,tapi masalah style fashion dia masih update. Seandainya bersandingan dengan Jalal pun,juga tidak akan membuatnya malu. Setelah selesai berdandan dan sarapan,Jodha pamit ke Shivani "Shivani,doakan kakak semoga kakak diterima kerja ya" Jodha lalu mengecup kening Shivani yg matanya masih tertutup. Jalal dan Sehnaz selesai sarapan dan mereka kini menunggu Jodha di luar pintu depan ruang tamu. Mereka sengaja sarapan tidak bersama dengan Jodha karena harus berangkat pagi. Jalal melihat jam ditangannya saat Sehnaz menunjuk kearah seseorang "itu dia kak Jodha data...

CINTA? ATAU BALAS BUDI? (PART 5)

# CINTA? ATAU BALAS BUDI? # Part 5 ---------©©©©©©©----------- "Kejujuran memang menyakitkan, tetapi tidak mematikan. Kebohongan memang menyenangkan, tetapi tidak menyembuhkan." ������ Jodha merasa ada yg aneh dengan mereka berdua. Kenapa Jalal dan Sehnaz begitu peduli pada Shivani. "Kamu jangan terlalu banyak berpikir Jodha. Coba lihatlah adikmu,apa kau tidak merasa kasihan padanya?" ucap Jalal dengan datar. Dia berusaha menormalkan suaranya yg sedikit gugup. Entah mengapa dia jadi salah tingkah didepan Jodha. Padahal selama ini dia tidak pernah gugup didepan seorang wanita. Justru biasanya para wanitalah yg salah tingkah bila didepannya. Jodha melihat kearah Shivani. Tentu saja dia merasa iba dengan keadaan adiknya. Bila karena bukan keadaan yg memaksanya,dia tidak akan mau menerima pertolongan dari mereka berdua. "Baiklah,aku ijinkan kalian merawat adikku" Sehnaz tersenyum lega dan Jalal menghembusk...

CINTA? ATAU BALAS BUDI? (PART 4)

# CINTA? ATAU BALAS BUDI? # Part 4 ---------©©©©©©©----------- Jodha duduk disamping ranjang adiknya yg terbaring koma. Air mata tak pernah berhenti mengalir dari mata indahnya. Jodha memegang tangan adiknya yg terasa dingin,"Shivani,bangunlah sayang. Jangan bukin kakak kuatir. Jangan tinggalkan kakak. Kakak tidak punya siapa2 lagi selain kamu." Jodha terus berbicara berharap Shivani mendengarnya. Tapi Shivani masih tetap diam tak bergerak. Ini sudah 2 hari Shivani koma dan belum ada tanda2 pergerakan dari tubuhnya. Jodha merasa iba melihat alat2 medis yg menempel ditubuh adiknya. Febby,sekretarisnya masuk kedalam untuk menjenguk Shivani "Bu Jodha" Jodha menoleh dan melihat Febby datang "eh Febby" Jodha mengusap air matanya. "Maaf saya baru bisa jenguk Shivani" "Iya tidak apa2" "Bagaimana keadaannya?" Febby melihat Shivani seperti ini menjadi iba. "Dia masih koma. Belum sadar sampai sekarang" "Yg saba...

CINTA? ATAU BALAS BUDI? (PART 2)

"Kenangan adalah perhiasan terindah yang tak lekang dimakan zaman selama kita mampu sedetik saja mengingatnya" ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ # CINTA? ATAU BALAS BUDI? # PART 2 • JODHA POV • Aku sedang berada di samping makam ayah dan ibuku. Sudah setahun setelah kejadian kecelakaan yang telah merenggut nyawa kedua orangtuaku. Kecelakaan beruntun di jalan tol dikarenakan sebuah mini bus yg kehilangan kendali akibat remnya blong dan mengakibatkan hilangnya banyak nyawa. Kedua orang tuaku termasuk korban dalam kecelakaan itu karena mereka di dalam minibus itu. Setidaknya ada 20 orang meninggal dalam kejadian itu. Aku begitu rindu dengan ayah dan ibu. Dan kini aku hanya tinggal bersama adikku satu-satunya. Masih teringat jelas amanah ayah sebelum meninggal. "Bila ayah tidak ada didunia ini,kamu jaga adikmu baik2 Jodha. Kalian jangan pernah bertengkar karena kalian bersaudara,tidak baik kalau bersaudara itu tidak akur" "Iya ayah..aku janji akan selalu menjaga Shi...

CINTA? ATAU BALAS BUDI? (PART 1)

Hai....hadir lagi dengan cerita baru. Cerita ini tidak terlalu panjang,hanya beberapa part saja. Aku tunggu like & comentnya,,,, Semoga suka....... # CINTA? ATAU BALAS BUDI? # Part 1 --------------®®®-------------- ° JODHA INDIRA KAMANIA Ternyata selama ini dia membohongiku . Adiknyalah yg telah membuat adikku koma. Tapi mereka membuat seolah-olah merekalah penyelamat adikku. Dan aku mengira kalau aku telah berhutang budi padanya. Hingga aku harus membalas budi tetapi juga mencintainya. Dia....pria yg kucinta - Jalaluddin Alvaro Irfandi. ** ° JALALUDDIN ALVARO IRFANDI Aku memang menyembunyikan kebenaran untuk melindungi adikku karena dia adikku satu-satunya yg paling kusayang. Aku berpura-pura menolong adiknya karena keinginan adikku untuk menebus kesalahannya. Aku berusaha untuk tidak mencintainya karena rasa bersalah. Tapi semakin aku menghindarinya,semakin besar pula rasa cintaku padanya. Dia...wanita yg kucinta - Jodha Indira Kamania. ******...

JANGAN TAKUT JATUH CINTA - PART 29

Scene dewasa utk 18+++. Diharapkan yg blm cukup umur agar bijak tidak membacanya. Maaf kalau MP nya kurang hot karena diriku gak bisa buat scene hot. 🎲 JANGAN TAKUT JATUH CINTA 🎲 Part 29 πŸ‘‘πŸ”°πŸ‘“⌚πŸ‘”πŸ‘•πŸ‘šπŸ’ΌπŸ’ŠπŸ”¦πŸ“’πŸ“”πŸŽˆ Jalal menggendong Jodha didepannya dengan masih berciuman dan membawa Jodha menuju ke ranjang. Dengan perlahan Jalal membaringkan Jodha dan mulai menindihnya. Keduanya melepaskan ciuman karena kehabisan nafas. Mata Jalal memancarkan gairah yg tak bisa dipendam lagi. Jodha tersenyum sehingga membuat Jalal ikut tersenyum. Jalal kembali melumat bibir Jodha dengan penuh gairah. Jodha melingkarkan tangannya dileher Jalal dan meremas rambut Jalal. Tangan Jalal tidak tinggal diam,tangannya membelai lengan Jodha dan mulai menurunkan tali bahu lingerie Jodha. Jalal melepaskan ciuma...

JANGAN TAKUT JATUH CINTA - PART 28

Only for 18+ πŸŒ‹ JANGAN TAKUT JATUH CINTA πŸŒ‹ Part 28 πŸŽŽπŸŽ‡πŸŽ†πŸ’πŸ’πŸ’ŽπŸ’πŸ’˜πŸ’—πŸ’“πŸ’žπŸ—½πŸ—ΌπŸ—ΎπŸ—»πŸ’ˆ "Tenang saja Dani,pasti akan segera kulakukan" jawab Jalal asal. Jodha membelalakkan matanya mendengar ucapan Jalal. Sedangkan Daniyal malah tertawa "hahaha...ok kakak ipar aku tunggu hasilnya" Jalal ikut tertawa lalu berhigfive dengan Daniyal. Jodha hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan kakak & adik ipar itu. Sekarang ada 2 pria konyol dihidupnya. Selama para tamu memberikan ucapan selamat pada pengantin,ada band pengisi acara memainkan musiknya mengiringi para tamu makan. Band itu adalah band dari teman2 Daniyal. Sebenarnya Daniyal adalah vokalis band itu tetapi karena tuntutan dari papanya untuk mengurus perusahaan menggantikan papany...