# JANGAN TAKUT JATUH CINTA #
Part 12
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Tepat pukul 9 pagi meeting dimulai. Semua peserta meeting sudah hadir termasuk Jalal dan Jodha. Semua usaha Jodha untuk menghindari Jalal sepertinya sia2 karena kini tempat duduk mereka justru bersebelahan. Sebenarnya yg duduk disebelah Jalal harusnya Moti,tapi dengan akal yg Jalal miliki,apapun pasti bisa dia lakukan.
"Baiklah,akan saya mulai meetingnya" Ryan membuka meeting. Ryan mulai menjelaskan tentang perkembangan AW yg naik drastis sejak adanya wahana baru.
Semua orang fokus mendengarkan Ryan tapi Jalal dengan mudahnya menatap Jodha dengan posisinya seperti ini. Apalagi setelah melihat jam tangan yg dikenakan Jodha yaitu jam tangan hadiah dari Ryan. Jadi tanpa mereka sadari,Jalal dan Jodha memakai jam tangan couple. Dan hal ini sukses membuat Jalal tersenyum sumringah.
"Benar2 Jodoh" batin Jalal percaya diri.
Sedangkan Jodha bukannya tidak tahu kalau dia sedang ditatap oleh Jalal namun Jodha berusaha tetap konsentrasi.
"Itulah perkembangan AW saat ini,apa ada yg ingin bertanya?" Ryan bertanya pada semua peserta meeting. Tapi sepertinya mereka semua telah mengerti karena mereka hanya diam.
"Ok kalau tidak ada yg bertanya. Selain meeting ini membahas perkembangan AW,saya juga ingin mengumumkan sesuatu" semua orang menunggu dengan penasaran apa yg akan diumumkan oleh Ryan.
"Jodha..." panggil Ryan.
"Iya pak" Sahut Jodha.
"Saya pernah berjanji padamu bahwa jika kamu berhasil membuat proyek wahana baru kita disukai masyarakat,maka saya akan memberimu hadiah. Untuk itu saya akan menepati janji saya itu. Hadiahmu adalah berlibur 2 hari di Pulau Pari di Kepulauan Seribu"
Jodha tertegun tak percaya. Semua peserta meeting bertepuk tangan dan mengucapkan selamat ke Jodha. Jodha tersenyum senang meskipun masih ada raut kaget diwajahnya.
"Sebenarnya bukan hanya Jodha,tapi juga semua anggota yg satu tim dengan Jodha. Karena bila bukan kerjasama dan kekompakan dalam tim maka proyek ini tidak akan terlaksana. Jadi kalian semua ikut berlibur"
Suara gemuruh sorak kegembiraan menggema di ruangan ini. Karena bukan hanya Jodha yg berlibur,tapi satu tim juga ikut semua.
"Terima kasih pak Ryan" ucap serempak para peserta meeting.
Ryan mengangguk "lusa kalian akan berangkat. Akomodasi dan penginapan ditanggung perusahaan. Untuk lebih jelasnya nanti sekretaris saya yg akan menjelaskan tentang kepergian kalian. Kalian hanya mempersiapkan fisik saja. Selamat berlibur dan bersenang-senang" Ryan mengakhiri ucapannya.
Selanjutnya sekretaris Ryan yg menjelaskan. Semua mendengarkan dengan seksama. Dan yg paling gembira diantara mereka semua tentu saja Jalal. Dia akan semakin dekat dengan Jodha.
¤¤¤¤
Setelah meeting selesai,semua peserta keluar ruangan. Jodha dan Moti berjalan beriringan menuju keruangan mereka.
"Wah...aku gak nyangka bakal dapat liburan gratis" Moti begitu sumringah seperti mendapat durian runtuh.
"Aku juga gak nyangka Mo. Baru sebulan lebih aku kerja disini tapi sudah dapat hadiah liburan gratis" sahut Jodha tak kalah senang. Tiba2 dari arah belakang mereka,Jalal berjalan mensejajarkan dirinya disamping Jodha.
"selamat ya Jodha"
Jodha kaget karena kedatangan Jalal yg tiba2 hingga membuatnya berhenti berjalan.
"Pak Jalal!" Pekik Jodha.
"Yup. Selamat untukmu dan tim kita yg telah berhasil dalam proyek sehingga dapat liburan gratis"
"Te...terima kasih" ucap Jodha terbata.
"Oh iya Jodha,ngomong2 kita ini jodoh ya. Coba lihat kita memakai jam tangan couple" Jalal menunjukkan tangan kirinya yg memakai jam.
Reflek Jodha melihat ketangannya yg sebelah kiri. Jodha baru sadar kalau dia juga memakai jam tangan yg sama yg diberikan oleh Ryan.
"OMG!!! Kenapa aku bisa couple-an sama dia sih. Bikin malu aja" batin Jodha.
"Gak usah malu gitu. Sebentar lagi kita akan bersenang-senang di Pulau Pari. Sampai jumpa lusa,cantik..." goda Jalal sambil mengedipkan sebelah matanya lalu berlalu pergi.
Jodha membelalakkan matanya dengan tingkah narsis Jalal. Moti yg ada disebelahnya senyum2 gaje.
"Kamu ngapain senyum2 gitu!!!!"
"Enggak. Lucu aja lihat kamu sama pak Jalal. Kayak anak remaja lagi kasmaran. Hihihi..."
"Motiii!!!" Jodha berkacak pinggang.
"Hehehe...peace. ya udah kita balik yuk" Moti menggandeng tangan Jodha, "cie..cie...jam tangannya couple-an nih yeee..." sekali lagi Moti menggoda Jodha.
"Motiiii!!!!"
Moti melepas tangan Jodha lalu sedikit berlari sambil terkekeh untuk menghindari cubitan maut dari Jodha.
¤¤¤¤¤¤
Akhirnya hari untuk berangkat telah tiba. Jodha diantar Ruqaya ke dermaga Marina. Seharusnya ada 10 orang yg ikut tapi ada 2 orang yg tidak ikut karena suatu hal hingga hanya 8 orang yg berlibur termasuk Jodha dan Jalal. Setelah semua berkumpul dan didata,rombongan masuk ke kapal karena akan segera berangkat. Jodha lalu berpamitan pada Ruqaya.
"Aku berangkat ya Ruq"
"Iya. Hati2 selama disana dan selamat bersenang-senang"
Jodha melambaikan tangannya pada Ruqaya saat kapal berangkat.
¥¥¥
Dengan kapal cepat, Pulau Pari bisa ditempuh 1-1,5 jam dari Dermaga Marina di Ancol atau dari Pelabuhan Kaliadem di Muara Angke,Jakarta Utara. Pulau ini relatif dekat dengan Pulau Rambut,Lancang,Tidung, dan Pulau Pramuka yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Lokasi Wisata Tiga obyek yang menjadi andalan Pulau Pari adalah Pantai Perawan, Dermaga Bukit Matahari, dan Pantai Pasir Kresek. Ketiganya dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Pendapatan dari usaha pariwisata dikelola untuk pengembangan infrastruktur dan fasilitas wisata, kebersihan dan perawatan, serta pembiayaan kegiatan sosial masyarakat.
Pulau Pari yang terletak di Kepulauan Seribu Selatan Merupakan salah satu Pulau Cantik yang berada di Perairan Pulau Seribu.Kini Pulau Pari menjadi Tujuan wisatawan lokal dan mancanegara, setiap akhir pekan wisatawan melancong ke Pulau Pari yang mempunyai Icon Pantai Pasir Perawan.Terkenal dengan keindahan Pantai Pasir Perawan (Pantai Perawan) yang terhampar luas menjadikan Wisata Pulau Pari semakin dikagumi para wisatawan, kini Pulau Pari menjadi Tempat Tujuan/Objek Wisata favorit para turis domestik maupun mancanegara.
Begitu tiba di Pulau Pari, semua orang takjub dengan keindahan alam Pulau ini. Jodha menghirup nafas segar begitu turun dari kapal. Sejenak melupakan rasa penat kebisingan kota Jakarta dan menikmati hawa segar pulau ini. Mereka disambut oleh pemandu wisata yg sudah disewa untuk memandu mereka selama 2 hari di pulau ini.
"Selamat datang di Pulau Pari untuk bapak2 dan ibu2, perkenalkan nama saya Deni. Saya yg akan memandu kalian selama dua hari disini. Mari saya antar ke resort" Pria yg bernama Deni itu mengantarkan mereka menuju ke resort menggunakan mobil travel. Perjalanan dari dermaga ke resort kira2 15 menit perjalanan.
Setelah tiba di cottage,mereka diberi kunci kamar yg sudah dibagi untuk mereka. Jodha dan Moti kebetulan satu kamar dan yg lain juga mendapat bagian. Sedangkan Jalal tentu punya kamar sendiri. Dan coba tebak kamar Jalal disebelah mana? Yup. Pastinya disebelah kamar Jodha.
(Hahahaha....dasar mr modus tak pernah melewatkan kesempatan)
Setelah capek dari perjalanan,mereka beristirahat terlebih dahulu sebelum makan siang. Setelah istirahat beberapa jam,mereka keluar kamar menuju restoran yg ada resort tersebut. Sebuah meja panjang kotak sudah menanti mereka disana dan juga sudah tersedia makanan diatasnya. Mereka makan siang dengan lahap karena mereka sudah sangat lapar. Setelah makan siang,mereka memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitar resort.
Jodha dan Moti memutuskan untuk jalan2 di pantai depan cottage. Mereka berdua menikmati pemandangan pantai berpasir putih dan air bening. Selain keindahan Pantainya dengan hamparan pasir putih yang terhampar luas,Pulau Pari memiliki kekayaan bawah laut yang patut di acungi jempol. Sore hari rombongan mereka melakukan Snorkeling (selam permukaan) atas saran dari Jalal. Setelah memakai baju selam dan memakai Snorkel yaitu peralatan selam berupa selang berbentuk hurufJ dengan pelindung mulut di bagian ujung sebelah bawah. Mereka mulai menyelam ke bawah air. Pemandangan dibawah laut begitu indah. Mereka sangat menikmati kegiatan ini.
₪₪₪₪
* Malam hari.....
Sebelum makan malam,Jodha sedang berdiri di depan resort tepatnya di sebuah taman menikmati pemandangan pulau di malam hari. Jodha sedang menunggu Moti yg masih menelepon Andi,pacar Moti. Semilir angin melambaikan rambut Jodha.
Tiba2 Jalal sudah berdiri berada disampingnya "sedang menikmati pemandangan huh!"
Jodha menoleh dan kaget dengan kehadiran Jalal. Jodha hanya diam tak membalas ucapan Jalal.
"Kenapa kau sendirian Jodha? Dimana Moti?"
"Moti sedang menelepon dan aku menunggunya untuk makan malam" Jodha bicara tanpa melihat ke arah Jalal.
"Hhhhh" Jalal menarik nafas, "sepertinya pemandangan pulau ini lebih menarik daripada aku"
Jodha menoleh dan kini mereka saling berpandangan.
"Kenapa kau menghindariku Jodha?" Tanya Jalal kemudian.
"Apa...maksudmu" Jodha pura2 tidak tau.
"Akhir2 ini kau selalu menghindariku. Kenapa Jodha? Apa kau takut jatuh cinta padaku?" Ucapan Jalal kali ini tepat sasaran langsung mengena di hati Jodha.
Jodha salah tingkah dengan pertanyaan Jalal "pertanyaan macam apa itu"
"Atau kau takut jatuh cinta lagi Jodha?"
"Kau ini bicara apa,semakin ngelantur saja" Jodha hendak pergi namun Jalal dengan sigap menarik tangannya. Membuat Jodha berbalik padanya.
"Jangan menghindar lagi Jodha,aku tau semua tentangmu. Kau tidak akan pernah bisa lari dari CINTA karena cinta akan datang dengan sendirinya tanpa bisa kau cegah Jodha"
Jodha membelalakkan matanya tak percaya dengan ucapan Jalal "darimana kau tau semua itu? apa kau memata-mataiku tuan Jalal!!!" Ucap Jodha ketus.
"Kau tau siapa aku kan. Informasi apapun dengan mudah kudapatkan"
"Kenapa kau selalu menggangguku? Kenapa kau selalu ikut campur urusanku?"
"Karena aku tertarik padamu Jodha. Aku mencintaimu"
Duaarrrrrrr..... Jodha terkejut dengan pengakuan cinta Jalal yg tiba2.
Komentar
Posting Komentar