Langsung ke konten utama

JANGAN TAKUT JATUH CINTA - PART 10

# JANGAN TAKUT JATUH CINTA #

Part 10

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

Saat para tamu sedang asyik makan,lampu tiba2 padam. Semua orang bingung dengan apa yg terjadi dan saling berbisik-bisik. Lalu tiba2 lampu menyala kembali. Aisha dan Shia berada di atas panggung dan meminta perhatian pada para tamu.

"Perhatian semua. Maaf sudah membuat anda semua kaget dan mengganggu acara makan anda. Saya minta waktunya sebentar" ucap Aisha.
Sontak semua tamu dan juga Ryan menoleh ke Aisha dan tertawa.

"Kami berdua mengucapkan selamat ulang tahun untuk suamiku dan daddynya Shia. We always love you Ryan Abqori Azzahidi. Kami ingin mempersembahkan sesuatu untukmu" Aisha dan Shia tersenyum. Ryan ikut tersenyum mendapat kejutan dari istri dan putrinya.
Aisha berjalan ke arah piano yg ada disebelah Shia. Dia duduk lalu mulai memainkannya di. Dan Shia mulai membacakan sebuah puisi.

"Ini untukmu daddy" Shia melakukan cium jauh pada Ryan dan Ryan menangkap ciuman itu di udara lalu diletakkan di dadanya.

"Dad, I want to say happy birthday to you..
You are the man who I proudly called my dad....
Happy birthday and thanks for being the best father in the world...
I may not be aperfect child...
But I'm sure dad is the perfect father....
May your life be full of joy, love and light...
May your way be an endless wander through the miracles...
All along and interesting and well hearted people cross it...
May the only wrinkles you get those coming from honest laughter...
And the only memories of your heart consisting of passion and inspiration...
Thank you for supporting me with love and affection...
May you always be healthy because I will always need you...
You have become a great father to your family...
Happy Birthday Dad...
Hopefully, what you expect become a reality...."

Puisi berakhir,Aisha juga berhenti memainkan pianonya. Aisha lalu beranjak dari duduknya dan menghampiri shia. Gemuruh tepuk tangan menggema di ruangan ini. Semua orang berdecak kagum dengan apa yg dilakukan Shia. Bahkan Hamida dan Jodha tak terasa menitikkan air mata mendengar puisi dari Shia. Ryan terharu dengan mata yg berkaca-kaca mendapat kejutan yg luar biasa dari 2 orang yg dia cintai. Jalal yg ada disebelahnya menepuk pundak Ryan dan tersenyum padanya. Dengan perasaan membuncah gembira,Ryan berlari kecil ke arah panggung menghampiri mereka berdua.
Ryan lalu memeluk mereka berdua sambil berkata "terima kasih sayang,aku sayang kalian berdua"
Ryan mendaratkan ciuman di pipi Aisha dan Shia. Dia bahagia sekali di ulang tahunnya kali ini. Ryan tak menyangka akan dapat kejutan tak terduga dari mereka berdua. Jalal ikut bahagia merasakan kehangatan keluarga kecil kakaknya. Dia berharap suatu saat nanti dia bisa seperti kakaknya. Menjadi suami dan ayah yg baik untuk Jodha dan anak2nya kelak. Ehhh!!! Jadi teringat Jodha. Dimana dia????

Para tamu melanjutkan acara makannya kembali. Setelah acara makan selesai,MC maju keatas panggung dan kembali meminta perhatian pada para tamu.
"Ehm...perhatian pada semua tamu undangan. Setelah pembacaan puisi dari tuan putri Shia yg membuat kita menitikkan air mata" Shia tersenyum dan semua orang tertawa.
"Acara selanjutnya yaitu berdansa. Untuk dansa kali ini agak berbeda karena ini adalah permainan dansa kertas. Dansa kertas adalah dansa dimana para pasangan akan menari diatas kertas besar berbentuk bujur sangkar. Setiap 1 menit kertas akan dilipat menjadi 2 bagian hingga terkecil. Jika salah satu kaki pasangan ada yg keluar dari lipatan kertas maka dia telah gugur dan harus berhenti berdansa. Jadi dalam permainan ini dibutuhkan kekompakan dan keseimbangan pasangan. Dan barangsiapa pasangan yg berhasil tetap bertahan hingga lipatan terkecil dari kertas,maka dialah pemenangnya. Dan pemenang akan mendapatkan hadiah sepasang jam tangan mewah Merk Cartier dari CEO kita yaitu pak Ryan"
'Woooooo....' semua orang bersorak begitu melihat hadiah yg diperlihatkan oleh sang MC. Mereka tidak akan melewatkan kesempatan ini.

"Baiklah kita mulai dansanya. Silahkan para pasangan yg ikut permainan ini berdiri di atas kertas yg sudah disediakan di tengah2 ruangan"

Beberapa pasangan mulai mengajak pasangannya dan berdiri diatas kertas termasuk Mirza dan Ruqaya.

Ryan menghampiri Jalal lalu berbisik padanya "ini kesempatanmu mendekati Jodha. Ajak dia dansa bro"

Jalal tersenyum dan melihat ke arah Jodha yg sedang bicara dengan Moti. Jalal meletakkan gelasnya dan penuh percaya diri menghampiri Jodha.

"Good luck bro" ucap Ryan memberi semangat.

Begitu sampai di depan Jodha dan Moti,Jalal memotong pembicaraan mereka berdua "Jodha,berdansalah denganku" Jalal mengulurkan tangannya.

Jodha kaget dengan ajakan Jalal yg tiba2. Dia menoleh ke arah Moti tapi Moti malah mengendikkan bahunya.

"Saya tidak bisa berdansa pak" tolak Jodha.

"Aku akan mengajarimu,ayo" tanpa menunggu jawaban Jodha,Jalal menarik tangan Jodha dengan paksa.

Jodha meminta bantuan Moti tapi Moti hanya tersenyum menanggapinya. Jodha sebenarnya ingin berontak tapi dia tidak ingin membuat malu di pesta Ryan. Akhirnya seperti biasa dia harus pasrah dengan kekeraskepalaan Jalal.

Kini Jalal dan Jodha sudah berdiri diatas kertas. Pasangan yg ikut dalam permainan berjumlah 7 pasang. Mirza dan Ruqaya saling melempar senyum melihat Jalal dan Jodha. Jalal. Mulai menggenggam tangan Jodha dan Jodha ragu2 untuk membalasnya.

lagu LOVE ME LIKE YOU DO dengan ritme pelan pun mulai diputar.

You're the light, you're the night...
You're the color of my blood...
You're the cure, you're the pain...
You're the only thing I wanna touch...
Never knew that it could mean so much, so much...
៛៛៛៛៛
Para pasangan mulai berdansa di atas kertas. Jodha merasa jantungnya berdetak begitu cepat dan tubuhnya terasa tersengat listrik saat Jalal melingkarkan tangannya di pinggang Jodha. Dan tangan satunya lagi menggenggam tangan Jodha. Jalal terus menatap Jodha sedangkan Jodha memalingkan wajahnya ke arah lain.

You're the fear, I don't care...
Cause I've never been so high....
Follow me to the dark...
Let me take you past our satellites...
You can see the world you brought to life, to life...
៛៛៛៛
1 menit berlalu,saatnya kertas dilipat menjadi 1/2 bagian. Masih belum ada keluar dari permainan ini. Dansa berlanjut. Jarak Jodha dan Jalal kini semakin dekat. Humayun dan Hamida melihat mereka berdua dengan penasaran.

So love me like you do, lo-lo-love me like you do...
Love me like you do, lo-lo-love me like you do...
Touch me like you do, to-to-touch me like you do...
What are you waiting for?...
៛៛៛
Ada 2 pasangan yg mulai hilang keseimbangan sehingga kakinya keluar dari kertas.1 menit berlalu,kertas kembali dilipat menjadi 1/4 bagian. Dan kini bahkan dada Jodha bersentuhan dengan dada bidang Jalal. Jodha terpaksa meletakkan satu tangannya agar tidak terlalu mepet dengan Jalal. Mereka tidak bicara sama sekali,hanya melalui mata mereka bicara (eyestalk). Mereka bergerak perlahan agar tidak terjatuh dan tangan Jalal memeluk pinggang Jodha dengan erat. Ryan dan Aisha tersenyum melihat mereka berdua.

Fading in, fading out...
On the edge of paradise...
Every inch of your skin is a holy gray I've got to find...
Only you can set my heart on fire, on fire...
Yeah, I'll let you set the pace...
Cause I'm not thinking straight...
My head spinning around I can't see clear no more...
What are you waiting for?...
៛៛៛៛
Kali ini ada 3 pasangan yg keluar dari kertas karena ketidakseimbangan dengan lipatan kertas yg kecil. Kini tinggal pasangan Mirza-Ruqaya dan Jodha-Jalal. Jalal tersenyum karena kini saingannya adalah Mirza. Kertas kembali dilipat menjadi 1/3 bagian. Dan ini semakin mendekatkan mereka. Bahkan hidung Jodha dan Jalal bersentuhan. Jodha kembali memalingkan wajahnya.

"Kenapa kau selalu menghindariku Jodha? Apakah aku begitu buruk dalam pandanganmu hingga kau tidak mau menatapku" bisik Jalal di telinga Jodha.

Jodha sontak menoleh dan hidung mereka bersentuhan. "Jangan gugup Jodha. Kau tidak boleh kalah dengan pesona Jalal" batin Jodha.

"Apa maumu Jalal??" ucap Jodha menantangnya.

"Yang kumau itu cintamu" ucap Jalal dengan matanya mengunci mata Jodha.

Jodha membelalakkan matanya mendengar kata2 Jalal. Jodha mencoba mundur tapi Jalal mencegahnya dengan merapatkan tubuhnya semakin dekat dengan Jodha.

Love me like you do, lo-lo-love me like you do...
Love me like you do, lo-lo-love me like you do...
Touch me like you do, to-to-touch me like you do...
What are you waiting for?...
៛៛៛៛៛
Kini kertas kembali dilipat menjadi bagian kecil. Yg hanya cukup untuk sepasang kaki saja.

"Kini tinggal 2 pasangan yg bertahan. Kalian harus berpikir bagaimana caranya agar kalian tetap berada diatas kertas yg hanya cukup untuk satu kaki saja" ucap sang MC mengingatkan mereka.

Tanpa banyak berpikir,Jalal dengan cepat menggendong Jodha ala bridal style lalu berdiri diatas kertas. Jodha kaget dengan tindakan Jalal.

"Jalal!! Apa yg kaulakukan? Turunkan aku. Kau sudah gila ya" omel Jodha sambil melingkarkan tangannya di leher Jalal.

"Ya. Aku gila karenamu Jodha" balas Jalal sambil tersenyum.

Jalal menggoyangkan tubuhnya sambil berputar ditempat. Jodha menutup matanya takut terjatuh. Semua orang juga kaget dengan tindakan Jalal. Tak terkecuali Humayun dan Hamida.

"Sepertinya anakmu itu harus segera dinikahkan pa" ucap Hamida pada Humayun dengan menunjuk ke arah Jodha & Jalal dengan dagunya.

"Kau benar ma. Sepertinya aku harus menginterogasi anak itu nanti dirumah" Humayun masih melongo melihat anaknya.

Aisha malah terkekeh "lihat adikmu,dia sudah gila"

Ryan tertawa "hahaha...Ya, gila karena cinta" Ryan merangkul bahu Aisha.

Sedangkan Mirza menggendong Ruqaya keatas. Tangannya melingkar dibawah pinggul Ruqaya. Kedua tangan Ruqaya bertumpu pada pundak Mirza. Sehingga Ruqaya harus melihat ke bawah dan Mirza mendongak ke atas. Karena tidak seimbang,kaki Mirza akhirnya keluar dari atas kertas. Dan mereka kalah. Jalal masih tetap menggendong Jodha sambil bergoyang. Akhirnya MC mengumumkan bahwa pemenangnya adalah Jodha & Jalal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN TAKUT JATUH CINTA - EPILOG

@ JANGAN TAKUT JATUH CINTA @ Epilog :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) :-) Di sebuah rumah yg biasanya hening kini menjadi ramai dengan suara tangis bayi dan tangisan gadis kecil. Membuat penghuni dirumah itu menjadi panik. Bagaimana tidak panik,baby Abiel yg berumur 6 bulan itu menangis dan Shia juga menangis sambil teriak karena Jodha. Ya, Jodha saat ini merasakan perutnya sakit. Usia kandungannya sudah 9 bulan. Menurut perkiraan dokter,Jodha akan melahirkan 2 minggu lagi namun sepertinya perkiraan dokter meleset dan si baby ingin segera keluar untuk melihat dunia. Perut Jodha mengalami kontraksi. Setiap 5 menit sekali dia akan merasakan sakit lalu tidak. Untuk menahan rasa sakitnya,Jodha sesekali berjalan mondar-mandir sambil menarik nafas lalu menghembuskannya karena dengan begitu rasa sakitnya sedikit berkurang. Rasanya begitu sakit hingga bila dia duduk sebentar saja maka rasa sakit itu semakin menjadi. Perutnya dia pegang terus sambil berdoa semoga ...

Novel KAMULAH JODOHKU versi ebook dan cetak

Tersedia novel KAMULAH JODOHKU versi ebook dan cetak. - Ebook 45.000 (playstore) - Cetak 67.000 Silahkan yang berminat bisa menghubungi no wa 085706108916 🔛 SINOPSIS ; Adelard Jalaluddin Akbar tidak tahu jika dirinya telah dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan wanita bernama Sabiya  Jodha Nasira, yang sudah membuat pamornya sebagai seorang playboy menurun.  Disaat semua wanita mengejarnya, gadis itu bahkan tidak tertarik padanya dan selalu bersikap cuek. Namun satu rahasia yang dimiliki Jodha membuat Jalal menjadikan rahasia itu sebagai senjata untuk menaklukkan hatinya. Jodha tidak menyukai Jalal yang memanfaatkan ketidakberdayaannya untuk menerima pria itu menjadi kekasihnya. Lambat laun cinta itu mulai hadir dihatinya karena sikap Jalal yang pantang menyerah. Rasa cemburu membuat hubungan mereka tersandung batu kerikil yang membuat Jodha membenci pria itu. Hingga membuat Jalal harus berusaha kuat untuk meluluhkan hati Jodha kembali.

JANGAN TAKUT JATUH CINTA - PART 34

Warning; Readers dilarang protes ke authornya dengan part ini karena akan ada selingan yg bikin gumoh. Hehehe������ �� JANGAN TAKUT JATUH CINTA �� Part 34 ↗↗↗↗↗↗↗↗↖↖↖↖↖↖↖ Jalal hari ini berangkat ke Surabaya karena harus memantau cabang AZZA hotel  yg ada disana. Rencananya Jalal 3 hari berada di Surabaya. Sebenarnya dia tidak mau meninggalkan Jodha. Apalagi selama menikah, mereka tidak pernah berpisah. Tapi apa daya, tuntutan pekerjaan harus dilaksanakan bukan. "Aku akan merindukanmu sayang" ucap Jalal dengan wajah sedih. Kini mereka ada di bandara SOETA. Jodha mengantarnya. "Aku juga akan merindukanmu sayang. Hanya 3 hari saja" Jodha tersenyum sambil membelai pipi Jalal. "Tapi 3 hari itu rasanya seperti setahun sayang tanpa kamu disampingku" "Mulai deh gombalnya" "Aku serius sayang" "Ya udah. Kita kan masih bisa komunikasi. Tuh pengumuman keberangkatan sudah terdengar. Buruan sana" "Iisshh..kamu kok kayaknya ...