JANGAN TAKUT JATUH CINTA
Part 23
⚡❄
Jodha sedang menyiapkan makan siang dibantu asisten rumah tangganya yaitu Bi Surti. Bi Surti sedang memasak gurami asam manis yg merupakan makanan favorit Jodha. Meena yg menyuruh bi Surti untuk memasak itu karena mumpung Jodha ada disini. Setelah makanan ditata rapi di meja makan,Jodha memanggil Meena dan Jalal untuk makan. Dan dia juga membawakan bubur dan sup hangat untuk Bharmal.
"Mama, Jalal. Makan siang sudah siap. Ayo kita makan. Ini makanan papa aku antar" ucap Jodha sambil menaruh nampan makanan di nakas, "papa aku suapi ya" Jodha mengambil mangkuk buburnya dan akan menyuapi Bharmal.
"Biar mama saja yg menyuapi papamu. Kamu makan saja bersama Jalal" Meena mengambil mangkuk dari tangan Jodha.
"Iya Jodha,biar mama saja. Ajak Jalal makan bersamamu" sahut Bharmal, "oh iya Jodha,sebaiknya kamu segera kembali ke jakarta. Papa sudah sehat. Gak enak sama nak Ryan kalau kamu cuti lama"
"Tidak apa2 om. Kak Ryan pasti mengerti" jawab Jalal.
"Aku kan masih kangen sama papa. Apa papa gak kangen aku?" Jodha merajuk disebelah papanya.
"Papa juga kangen sama kamu tapi kamu kan kerja ikut orang lain. Gak enak kalau harus cuti lama2" Bharmal mengelus rambut Jodha.
"Hmm..baiklah kalau itu mau papa. Nanti sore aku balik ke jakarta"
"Itu baru anak papa. Ya sudah sana makan dulu. Jalal pasti sudah lapar" Jodha mengangguk dan mengajak Jalal makan siang bersama.
Sore harinya,Jodha dan Jalal pamitan pada Bharmal,Meena dan Daniyal yg baru pulang dari kantor. Mereka berdua bersama2 balik ke jakarta.
°°°°
Jodha sedang sibuk di depan laptopnya saat ada Moti datang menemuinya. Tiba2 teleponnya berbunyi dan Jodha mengangkatnya.
"Halo"
"Hai sayang,lagi sibuk ya?"
"Iya. Ada apa?"
"Iisshh..kalau ngomong yg manis dong sayang" Jalal merajuk.
Jodha berdecak sambil memutar bola matanya "iya Jalal sayang...ada apa?" Jodha berkata dengan nada yg dibuat semanis mungkin. Jodha rasanya jadi pengen muntah. Hahaha...
"Nah...gitu dong kan enak yg dengar" Jalal terkekeh,Jodha mendengus "Oh iya sayang. Besok sore aku mau ngajak kamu ke D’Consulate Lounge,ada Nobar film Dilwale disana. Kamu mau sayang?"
Jodha yg awalnya bersandar di kursi langsung duduk tegap karena kaget "Apa? Dilwale? Yang bener?" tanya Jodha antusias.
"Iya. SRK idolamu kan? Maka dari itu aku mengajakmu nonton"
"Ya..ya..aku mau Jalal" jawab Jodha sambil mengangguk-anggukkan kepalanya meskipun dia tau Jalal tidak akan bisa melihatnya. Seandainya Jalal ada disini,dia pasti jingrak2 sambil memeluk Jalal...Eh
"Ok. Besok aku jemput jam 5. Jangan lupa dandan yg cantik ya"
"Ok"
"Bye sayang" Jalal menutup teleponnya. Jodha bersorak gembira karena dia akan menonton film artis kesayangannya.
(Kesayangan authornya juga...hehehe)
Sedangkan Jalal juga gembira karena dia tau apa yg disukai oleh Jodha "tunggu kejutan dariku Jodha sayang"
✴✴✴
Keesokan sorenya,Jalal menjemput Jodha tepat pukul 5 sore. Jalal memakai kemeja dilengkapi dengan blazer dan celana jeans. Sedangkan Jodha memakai dress motif bunga2 selutut dan memakai make up natural. Setelah selesai berdandan,Jodha keluar dari kamarnya dan berpamitan dengan Gulbadan. Ruqaya tidak ada dirumah karena sedang fitting baju bersama Mirza.
Setelah semuanya siap,mereka berdua menuju ke D’Consulate Lounge di kawasan Menteng. Setengah jam kemudian,mereka tiba disana dan langsung masuk kedalam. Acara nobar dimulai jam 6,jadi masih ada waktu setengah jam lagi. Jalal memesan makanan dan minuman untuk menemani mereka nonton.
D’Consulate Lounge adalah Lounge berkelas di kawasan Menteng ini memiliki suasana dan fasilitas nobar yang lumayan mewah. Ruangan yang didominasi warna maroon dangoldini memiliki sofa yang nyaman dan layar yang besar. Di tempat ini juga dapat menikmati Shisha yang menjadi salah satu menu andalannya. Dan tepat jam 6 acara dimulai. Jodha dan Jalal duduk di kursi baris kedua dari depan.
Filmpun mulai tayang,lampu mulai dipadamkan hingga tersisa cahaya dari layar besar. Para penonton begitu khusyuk menyaksikan penampilan SRK & Kajol yg begitu memukau. Film yg dibumbui adegan action dan komedi ini begitu digilai oleh para penonton. Jodha tertawa bila adegan lucu SRK,Jalal yg melihatnya dari samping ikut menyunggingkan senyum melihat kekasihnya tertawa bahagia. Jalal terpana dengan tawa Jodha seakan dia ingin tawa itu selalu tersungging di bibir Jodha. Dan disaat lagu GERUA melantun,Jalal menggenggam tangan. Jodha pun membalas genggaman tangan Jalal. Seakan mereka berdua ikut larut dalam chemistri antara SRK & Kajol.
^ Shehzad Dhoop se nikhal ke..
Chaaon se phisal ke..
Hum mile jahan par Lamha tham gaya..
Aasmaan pighal ke..
Sheeshe mein dhalke..
Jam gaya to tera chehra ban gaya..
Duniya bhulake tumse mila hun..
Nikli hai dilse ye duaa..
Rang de tu mohe gerua..
Ranjhe ki dil se hai duaa..
Rang de tu mohe gerua..
Haan nikli hai dil se ye dua..
Ho rang de to mohe gerua...
Ho tumse se shuru tum pe fanaa..
Hai sufiyaana yeh dastan..
Main karwaan manzil ho tum..
Jaata jaha ko har raasta..
Tumse juda jo dil zara sambhalke..
Dard ka wo sara kohra chhan gaya..
Duniya bhulake tumse mila hoon..
Nikli hai dil se yeh duaa..
Rang de tu mohe gerua..
Ho ranjhe ki dil se hai duaa..
Rang de tu mohe gerua..
Ho veeran tha dil ka jahaan..
Jis dinse tu daakil hua..
Ek jism se ik jaan ka..
Tarja mujhe haasil hua..
Haan phikke hai saare..
Naate jahan ke..
Tere sath rishta gehra ban gaya..
Duniya bhula ke tumse mila hoon..
Nikli hai dil se yeh duaa..
Rang de tu mohe gerua..
Ho ranjhe ki dil se hai duaa..
Rang de tu mohe gerua..
Haan nikli hai dil se yeh duaa..
Ho rang de tu mohe gerua..
®
Lagunya begitu romantis,siapapun yg mendengarnya pasti ikut merasakan didalamnya. Ketika film hampir mendekati end,Jalal pamit ke Jodha untuk ke toilet,Jodha mengangguk. Kemudian si pemilik lounge menginterupsikan kepada para penonton menggunakan microphone untuk tidak beranjak dari tempatnya. Semua pengunjung saling pandang,bingung dengan apa yg terjadi.
"Maaf kepada para pengunjung karena mengganggu waktunya sebentar. Disini ada seorang pria yg ingin memberikan suprise pada kekasih yg sangat dicintainya. Saya harap anda semua tetap duduk ditempat dan menyaksikannya. Terima kasih"
Para pengunjung yg akan berdiri,seketika kembali duduk di kursinya termasuk Jodha. Dan diputarlah sebuah video yg berisi foto2 Jodha dan Jalal. Jodha terpengarah tak percaya. Jodha menoleh kesamping tempat duduknya yg kosong dan Jalal masih belum kembali.
"Kemana dia?" batin Jodha.
Jodha kembali melihat ke layar didepannya yg menampilkan slide2 fotonya dengan menggunakan backsong lagu "Humdard". Tiba2 dari arah samping,Jalal keluar sambil membawa microphone.
"Rangkaian slide video ini mewakili rasa cintaku padamu. Aku harap kau tidak meragukan cintaku lagi JODHA AFAAREN" Jodha menutup mulutnya,kaget dengan kejutan yg telah disiapkan Jalal.
"Kepada nona JODHA AFAAREN dipersilahkan untuk maju kedepan" ucap si pemilik lounge.
Riuh tepuk tangan para pengunjung mengiringi langkah Jodha untuk maju depan. Dengan wajah malu2 Jodha beranjak dari duduknya dan maju kedepan hingga kini dia berdiri di hadapan Jalal.
"Maaf Jodha bila lamaran kemarin mendadak dan terjadi dirumah sakit" Goda Jalal dan Jodha tertawa, "tapi aku telah berjanji padamu untuk memberikan suprise lamaran yg romantis. Meskipun ini yg kedua kalinya aku melamarmu dan bukan di Restauran karena aku menganggapnya sudah biasa tapi bagiku ini sudah cukup romantis" kini giliran pengunjung yg tertawa.
Jalal mengeluarkan sebuah kotak beludru kecil dari saku blazernya dan berlutut didepan Jodha sambil mengulurkan kotak itu "JODHA AFAAREN ZAHIDA, will you marry me?"
Jodha speechless untuk kedua kalinya setelah lamaran Jalal yg dirumah sakit. Dia tidak menyangka bahwa Jalal akan melakukan ini semua untuknya. Dan kini tanpa banyak berpikir,Jodha menjawab dengan lantang "Yes Jalal. I do"
Jalal tersenyum sumringah,meskipun dia yakin lamaran keduanya ini Jodha bakal menerimanya tapi masih ada rasa deg2an seperti lamaran pertamanya. Jalal berdiri lalu menyematkan sebuah cincin bertahta berlian ke jari manis Jodha. Jodha tersenyum bahagia,Jalal lalu memeluk Jodha dan Jodha membalas peluksnnya. Para pengunjung bertepuk tangan melihat kejadian didepan mereka. Lamaran yg langka dilakukan ditempat nobar.
"Aku mencintaimu Jodha. Sangat mencintaimu" ucap Jalal masih memeluk Jodha.
"Aku juga mencintaimu Jalal" bisik Jodha ditelinga Jalal.
Jalal kaget dan melepaskan pelukannya. Dia menatap mata Jodha "kau bilang apa tadi?Tolong ulangi Jodha"
"Tidak ada siaran ulang" Jodha pura2 merajuk.
"Jo..pleaseee" Jalal memasang wajah memelasnya. Jodha terkekeh melihat wajah memelas Jalal.
"Aku...juga...mencintaimu"
Dan rasanya Jalal seperti melayang keudara. Kata2 yg selama ini ditunggunya keluar dari bibir Jodha akhirnya dapat dia dengar, "Ya tuhan,terima kasih banyak kau sudah mengabulkan doaku" batin Jalal.
Saking bahagianya,Jalal lalu mengangkat tubuh Jodha dan menggendongnya sambil berputar-putar.
Jodha kaget sambil memeluk leher Jalal dengan erat "Jalal...apa yg kaulakukan!"
"Aku bahagia sayang. Aku mencintaimu...hahaha" Jalal berteriak gembira.
Pengunjung yg ada disana hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya melihat 2 insan yg sedang dimabuk cinta ini. Selain mereka melihat Dilwale,mereka juga mendapat bonus tontonan lamaran romantis...hahaha
Setelah acara lamaran itu,mereka berdua makan malam di cafe dekat lounge.
"Terima kasih Jalal" ucap Jodha menatap Jalal.
"Untuk?"
"Ya untuk semua yg sudah kaulakukan untukku. Untuk kesabaranmu,untuk kerja kerasmu mengejarku,untuk lamaran romantis ini"
Jalal menggenggam tangan Jodha "akulah yg seharusnya berterima kasih karena kau mau menerimaku sayang. Tidak ada yg lebih membahagiakan lagi untukku selain kau bisa menjadi milikku"
Jodha tersenyum "akulah yg paling bahagia Jalal,bisa mendapatkan kekasih sepertimu" batin Jodha.
Hari ini adalah hari bahagia bagi mereka berdua.
Komentar
Posting Komentar